AMBON,MALUKUINSIDE.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) telah mengambil langkah untuk mengatasi dampak dari krisis air bersih yang telah berlangsung lebih dari sebulan lamanya di sejumlah kawasan di Kota Ambon.
Untuk mengatasi dampak dari krisis yang terjadi tersebut, Pemerintah Kota Ambon terus menyuplai kebutuhan air bersih kepada warga terdampak.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan penyaluran air bersih secara gratis kepada masyarakat terdampak di beberapa kawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi dari dampak krisis air bersih yang terjadi.
“Nah, kami sementara mengoperasikan empat mobil tangki air untuk membagi air bersih gratis kepada masyarakat di wilayah-wilayah itu yah,” kata Bodewin kepada wartawan di Ambon, Kamis (15/1/2026).
Empat mobil tangki yang dikerahkan untuk menyuplai air bersih itu akan melayani kebutuhan warga yang mengalami krisis air bersih terutama di Desa Batu Merah, Kelurahan Karang Panjang dan Kelurahan pandan Kasturi.
Empat mobil tangki yang membawa air bersih tersebut akan beroperasi setiap hari hingga krisis air bersih yang terjadi dapat diatasi.
Bodewin mengakui empat mobil tangki yang dikerahkan tersebut tidak akan mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak. Namun upaya yang dilakukan itu paling tidak bisa membantu sebagai masyarakat.
“Mungkin tidak memenuhi semua. Tetapi itulah kemampuan kami, maka mulai hari ini ada empat mobil yang akan bertugas setiap hari membagi air bersih secara terus menerus kepada masyarakat di beberapa wilayah itu,” ungkapnya.
Ia pun berharap bantuan dari pemerintah kota Ambon itu bisa disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.“Paling tidak ini bisa membantu mereka selama krisis air ini terjadi,” harapnya.
Terkait bantuan tersebut, warga di Desa Batu Merah mengaku bersyukur karena telah menerima bantuan air bersih dari pemerintah kota Ambon.
Mereka berharap air bersih yang dipasok pemerintah kota tersebut dapat terus berlangsung selama krisis berlangsung.
“Ya terima kasih sekali sangat membantu. Tadi kita di sini sudah dapat, karena air belum jalan kita berharap bantuan ini tetap jalan,” kata Randi. (ELU).




















