AMBON,MALUKUINSIDE.COM-Tim SAR gabungan kembali menemukan seorang anak buah kapal (ABK) KM Indo Perkasa 03 yang tenggelam di Laut Aru, Maluku.
Korban keempat yang kembali ditemukan tewas itu dievakuasi oleh tim SAR dari dalam bangkai KM Indo Perkasa 03 pada Jumat (6/2/2026).
Dengan penambahan satu korban yang kembali ditemukan, maka total jumlah ABK KM Indo Perkasa 03 yang telah berhasil ditemukan berjumlah empat orang.
“Sampai dengan hari ini jumlah ABK KM Indo Perkasa 03 yang telah ditemukan meninggal dunia berjumlah empat orang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah kepada wartawan, Jumat malam.
Arafah mengatakan korban keempat yang kembali ditemukan meninggal dunia terjebak di dalam bangkai KM Indo Perkasa 03. Jasad korban dievakuasi oleh tim SAR menggunakan Speedboat BPBD sekitar pukul 12.05 WIT.
Menurut Arafah setelah berhasil dievkuasi dari bangkai kapal, jasad ABK tersebut
bersama tiga jasad ABK lainnya kemudian di bawa dengan menggunakan RIB milik
Basarnas menuju Pelabuhan Dobo.
“Setelah tiba di pelabuhan Dobo 13.06 WIT, seluruh korban kemudian di bawa ke RSUD Cendrawasih Dobo untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Maluku,” ujarnya.
Menurut Arafah dari hasil identifikasi yang dilakukan, tim DVI Polda Maluku telah mengidentifikasi identitas tiga jasad korban. Ketiga ABK yang telah berhasil diidentifikasi itu yakni Fransiskus, Liadi, dan Muhamad Panji.
“Tim SAR gabungan telah menerima Informasi dari Tim DVI Polda Maluku bahwa tiga dari empat korban telah berhasil teridentifikasi atas nama, Fransiskus, Liadi, dan Muhamad Panji. Sementara satu korban belum berhasil diidentifikasi,” ungkapnya.
Dengan telah ditemukannya empat ABK tersebut maka jumlah ABK yang masih dinyatakan hilang hingga saat ini tersisa empat orang.
Arafah menambahkan tim SAR gabungan telah menghentikan sementara operasi pencarian korban pada hari ketiga operasi pencarian hari ini. Operasi pencarian hari keempat akan kembali dilanjutkan pada Sabtu besok.
“Pelaksanaan operasi SAR telah dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok hari,” sebutnya.
Sebelumnya KM Indo Perkasa 03 tenggelam usai dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di peraiaran laut Pulau Wasir Toba Utara, Kepulauan Aru pada Senin (2/2/2026).
Dalam insiden itu, 8 ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan 8 ABK lainnya dinyatakan hilang. (ELO).




















