AMBON,MALUKUINSIDEN.COM-Seorang pria di Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku memilih mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.
Pria berinisial FT (22) ini ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa posisi tergantung dengan bagian leher terlilit tali nilon di ranting pohon bintanggur di pantai Sinsa Anan desa tersebut pada Minggu (11/1/2026) pagi.
Penemuan jasad korban seketika menggegerkan warga di desa tersebut. Banyak warga yang berdatangan ke lokasi pantai tersebut untuk melihat dari dekat kondisi korban, dan sebagian berusaha menurunkan korban dari atas pohon.
“Iya betul ada yang gantung diri. Korban tadi ditemukan gantung diri di Pohon Bintanggur sekira Pukul 06.00 WIT pagi tadi,” kata Affan kepada wartawan, Minggu.
Menurut Affan korban pertama kali ditemukan dalam kondisi sudah tergantung oleh seorang warga desa bernama Burhan Bugis. Penemuan itu lantas dilaporkan ke staf desa setempat dan ke Polsek Tehoru.
“Saat saksi pulang beli ikan dia melihat korban tegantung dari posisi jalan raya sekitar 10 meter kemudian dia pulang dan memberitahukan kepada salah satu staf Desa Haya, dan hal itu dilaporkan ke Polsek Tehoru,” ungkapnya.
Setelah mendapat laporan tersebut,Affan bersama anak buahnya dibantu sejumlah warga berusaha menurunkan jasad korban dari atas pohon. Selanjutnya jasad korban langsung di bawa ke Puskesmas Tehoru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Hasil pemeriksaan tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” sebutnya.
Ia menambahkan dari keternagan yang diperoleh, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak lazim lantaran tak kuat menahan depresi. Usai menjalani pemeriksaan di Puskesmas, korban langsung dipulangkan ke rumah duka untuk persiapan proses pemakaman.
“Diduga penyebabknya karena depresi soal asmara. Tadi juga ditemukan di lokasi ada pring dan sendok dengan tulisan love semacam pesan begitu,” ungkapnya. (ALE).

























